Berbisnis itu adalah seni. Sebab bisnis memerlukan seni dan memerlukan kecintaan, keindahan dan penjiwaan. Termasuk dalam hal berpromosi. Berpromosi tanpa seni ibarat sayur tanpa garam, rasanya akan hambar.
Seni dalam dunia usaha yang pertama dilakukan adalah mengelola hubungan baik dengan konsumen, karena konsumen adalah raja. Salah satunya adalah seni dalam mengelola komplain dalam berbisnis. Komplain dari konsumen harus dihadapi dengan serius karena, sedikit komplain dari konsumen bisa menjadi bumerang bagi kita. Kerugian kita akan jauh lebih besar kalau kita tidak serius menghadapi komplain dari konsumen. Berbeda halnya ketika kita memberikan tindakan dari komplain konsumen, maka kita akan diuntungkan dari hal tersebut.
Dalam dunia usaha kita harus mempersiapkan pondasi atau mental kita dulu, karena usaha akan ada hujan badainya. Ketika mental kita sudah siap, maka kita akan siap untuk menerima keadaan apapun dalam berbisnis.
Selanjutnya, untuk membantu usaha menjadi lebih baik dan berkembang, kita harus mencari investor untuk usaha yang kita jalani. Ketika kita sudah bergabung dengan orang lain dalam menjalankan usaha, kita harus bisa menerima segala resiko atau keuntungannya dibagi dua dengan investor.
Secara umum ada 3 seni dalam dunia usaha, yaitu seni komunikasi, seni mengelola emosi ketika menghadapi komplain costumer, seni mengelola keuangan dan modal.
Kreatifitas dan seni dalam usaha akan menjadikan bisnis kita mampu bersaing dengan bisnis orang lain.
Disampaikan oleh: Ibu Dr. Yesi Elsandra, SE, MSi. Dalam program Mompreneur di Radio SIPP FM (Selasa, 29/08/2023 pukul 10)