PADANG, sippfm.com- Setelah tahun 2021 lalu mengirim 14 orang putra putri asal Sumbar yang beruntung terpilih sebagai penerima beasiswa di 7 universitas di Turki, tahun ini, sebanyak 45 siswa program Halo Beasiswa kembali diterima berkuliah di berbagai universitas ternama di 5 negara, yakni Turki, Tiongkok, Yaman, Mesir dan India.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah secara resmi melepas keberangkatan calon-calon pemimpin masa depan tersebut di Istana Gubernuran, Jl. Sudirman, Padang, Selasa (20/9) sore.

Dalam pelepasan tersebut, beliau mengucapkan selamat dan berpesan agar giat menimba ilmu di negeri orang dan harus mampu memaksimalkan potensi dan peluang yang ada untuk mencapai kesuksesan.

“Saya ucapkan selamat dan kita sangat bersyukur. Peluang beasiswa itu sangat besar dan quotanya terbuka luas. Giatlah belajar untuk mendapatkan prestasi terbaik. Ini suatu peluang bagus, bisa memiliki pergaulan dan wawasan internasional. Manfaatkan juga peluang-peluang kerja yang ada untuk menambah pengalaman,” tuturnya.

Gubernur Mahyeldi juga memotivasi dan mengingatkan para siswa agar tidak merasa rendah diri dan harus bangga sebagai orang Minangkabau yang banyak memiliki tokoh-tokoh nasional bahkan berkiprah di dunia internasional.

“Tunjukkan kelebihan kita sebagai orang Indonesia, dan orang Minangkabau khususnya, yang ramah dan memiliki kepedulian yang tinggi. Tunjukkan akhlak yang baik kepada orang. Artinya, jika orang luar negeri ingin tau seperti apa orang Indonesia, atau orang Sumbar itu, dilihatnya dari diri ananda sekalian,” tambah gubernur.

Melalui Dinas Pendidikan Sumbar, Gubernur juga mengatakan akan memberikan dukungan berupa bantuan tiket siswa berangkat ke negara tempatnya berkuliah. Khususnya bagi siswa yang kurang mampu serta belum mendapatkan bantuan dari pihak manapun.

Program beasiswa yang difasilitasi oleh lembaga Halo Beasiswa, ini merupakan hasil kerja keras para pemuda Sumbar alumni universitas luar negeri yang jumlahnya mencapai 3.000 lebih.

Salah seorang siswa, Khatulistiwa M. Nur, yang diterima di Bursa University Turki, Jurusan Perdagangan dan Logistik, mengaku sangat senang bisa diterima di Turki. Ia juga memberi tips kepada siswa yang berminat.

“Bulatkan tekad untuk sekolah keluar negeri jauh dari orangtua serta yang terpenting menjaga nilai rapornya agar tetap bernilai bagus,” kata Khatulistiwa.(doa/MMC)

Dinas Kominfotik Sumba