PADANG,sippfm.com-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang menggelar Bimbingan Teknis Pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik di Pemerintah Kota Padang. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu (30/6/2021) dan Kamis (1/7/2021) di Hotel Truntum, Kota Padang, yang diikuti oleh sebanyak 53 OPD yang ada di Kota Padang. Bimtek ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman terkait pemanfaatan tanda tangan elektronik, sebagai upaya efisiensi administrasi dan pelayanan di lingkungan pemerintah Kota Padang. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Shandi Setiawan dan Rahmat Ananda.

Kepala Dinas Kominfo Kota Padang, Rudy Rinaldy menyebutkan, sejauh ini baru 3 OPD yang ada di Kota Padang yang sudah menerapkan tanda tangan elektronik. Ia mengharapkan OPD lainnya hingga perangkat kecamatan dan kelurahan juga melakukan hal yang sama, sebagai bentuk pemanfaatan teknologi.

“Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan penerapan tanda tangan elektronik ini. Pertama, dari sisi waktu akan lebih hemat. Jadi pimpinan OPD atau pimpinan kantor tidak terhalangi oleh waktu maupun tempat dalam menyelesaikan dokumen yang dibutuhkan oleh masyarakat. Kemudian dia lebih secure (aman), karena tidak mudah ditiru, karena ini merupakan tanda tangan digital, tidak mudah ditiru,” ungkap Rudy.

Terkait penerapan hasil bimtek tersebut, Rudy mengharapkan seluruh OPD bisa mulai mengaplikasikan sesegera mungkin, jika fasilitas perangkatnya sudah memadai.

“Kalau ini sudah diterapkan, kita bisa meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat, mempercepat, mempermudah, bisa diakses dimana saja,” ujarnya.

Sementara terkait teknis kegiatan, panitia pelaksana Bimtek, Stevi Yudistira, menyebutkan para peserta yang merupakan utusan OPD Kota Padang tersebut akan mendapatkan pembekalan terkait aplikasi tanda tangan elektronik dari narasumber, untuk selanjutnya bisa diterapkan di dinas terkait.

“Untuk OPD yang belum memanfaatkan tanda tangan elektronik, diharapkan setelah pelatihan ini agar segera mendaftarkan kepala OPD nya untuk bisa mendapatkan tanda tangan elektronik. Setelah dapat itu, diharapkan dokumen-dokumen pelayanan bisa menggunakan tanda-tangan elektronik, minimal antar OPD Kota Padang,” sebut Stevi.

Tidak ada tenggat waktu yang diberikan kepada OPD terkait penerapan tanda tangan elektronik ini. Namun Stevi menyebutkan setelah legiatan Bimtek ini akan disusun rencana tindak lanjut dan meminta laporan dari peserta terkait progres pelaksanaan di OPD masing-masing.