Padang, sippfm.com,-Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat menyatakan komitmennya untuk menghasilkan generasi penghafal Al Quran melalui berbagai penyiapan program pendidikan dan sosial.

“Di tengah banyaknya pelecehan terhadap Al Quran, kami akan menjaga kesuciannya lewat upaya memunculkan penghafal baru setiap waktu,” kata Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah di Padang, Jumat.

Dia menyebutkan beberapa upaya yang dilakukan antara lain membangun rumah tahfiz atau khusus menghafal Quran yang saat ini jumlahnya sudah puluhan.

Bahkan melalui Badan Amil Zakat Nasional dan lembaga lainnya menginisiasi munculnya hafiz Quran baru tersebut.

“Melalui pendidikan kami motivasi siswa untuk memperkuat hafalan Quran,” ujar dia.

Semenjak 2015, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan kepada sekolah untuk menerima tanpa tes penghafal Quran.

Bukan hanya sekolah dasar dan menengah, namun universitas juga membuka mahasiswa baru tanpa tes yang menghafal Quran.

“Kami juga rutin mendorong masyarakat untuk berwakaf Quran” terangnya.

Ini dilakukan, katanya untuk memperkuat rumah Tahfiz dalam memunculkan hafiz baru.

Hasilnya, menurut dia saat ini banyak warga dari berbagai usia khususnya kaum muda mampu menghafal hingga beberapa juz.

Bahkan beberapa SMA di Padang telah mewajibkan siswanya hafal Quran.

“Tidak hanya secara internal, kami juga bekerja sama dan meminta dukungan hingga internasional,” tambahnya.

Seperti kedatangan tamu dari Arab Saudi, Qatar dan Malaysia beberapa waktu lalu menjadi upaya menggaet investasi dalam pengembangan generasi penghafal Quran tersebut.

Sebagai gambaran kata dia Padang mendapat kepercayaan menggelar pertemuan dai internasional pada 11 Juli 2017 yang salah satu kegiatannya lomba hafal Quran. (*)

www.antarasumbar.com
SIPP FM