Oleh: Ustadz. H. Mulyadi Muslim, Lc., MA. Dt. Said Marajo

Fitrahnya manusia ingin mendapatkan keturunan. Maka kehadiran anak sangat didambakan oleh ayah dan ibu. Tetapi sejatinya anak adalah amanah titipan dari Allah SWT.

Allah memberikan amanah kepada siapa yang dia kehendaki dan itu terbukti tidak semua pasangan suami istri  yang sehat dan subur dapat keturunan. Oleh karenanya orang tua mesti mensyukuri nikmat mendapat keturunan agar anak tersebut tidak menjadi ujian dan fitnah bagi orang tuanya

Sangat banyak kisah dalam Al Quran tentang cara mendidik anak yang Islami. Sehingga menjadi anak yang shaleh, berbakti kepada orang tuanya. Sebagaimana juga ada beberapa ayat Al Quran mengingatkan kita agar hati hati dan tidak salah dalam memberikan pendidikan kepada anak.

Kisah Nabi Nuh dan anaknya Kan’an, adalah pelajaran berharga bagi semua orang tua. Ternyata anak biologis bisa saja berseberangan dengan orang tuanya. Dan yang dinyatakan sebagai keluarga oleh Allah adalah anak atau suami istri yang taat beragama.

Kadang kebolehan anak akan maksimal jika dibantu oleh orang tua akademis yaitu para guru di sekolah. Maka memilih sekolah yang gurunya menanamkan nilai-nilai kesalehan adalah investasi untuk melahirkan anak shaleh yang akan mendoakan kita kelak ketika kita sudah tiada.