
Hikmah berarti kebijaksaan dan makna yang terkandung di balik suatu peristiwa. Atau hikmah juga dapat diartikan sebagai manfaat yang bisa dipetik dari mengerjakan suatu hal atau di balik suatu peristiwa yang telah dilakukan.
Kemudian bersedekah akan mendatangkan banyak hikmah atau manfaat yang dapat dirasakan di dunia dan di akhirat kelak apabila didasari oleh rasa ikhlas semata-mata hanya untuk mencari ridho Allah Swt.
Berikut hikmah-hikmah sedekah yang dapat dirasakan di dunia dan di akhirat.
- Semakin taat kepada Allah Swt, hal ini sebagaimana firman Allah Swt dalam surah al-A’raf ayat 56 (Gafuri, 2020).
Dan menurut penafsiran Buya Hamka dalam tafsir al-Azhar dijelaskan bahwa ujung ayat dari surah al-A’raf ayat 56 ini menjelaskan tentang
“ihsan yang berarti senantiasa berbuat baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan susah untuk diri sendiri ataupun orang lain agar tercapainya kehidupan masyarakat yang sejahtera, adil, makmur dan terciptanya hubungan hablumminnallah dan habluminanaas yang baik”.
- Kemudian salah satu bentuk perbuatan ihsan adalah sedekah karena selain bermanfaat untuk sendiri, yaitu untuk membersihkan harta dan jiwa juga bermanfaat bagi orang lain yang membutuhkan.
“Lalu barang siapa yang senantiasa berbuat kebaikan kepada siapa saja dengan ikhlas, seperti sedekah maka orang tersebut berusaha untuk semakin taat kepada Allah Swt dengan cara mendekatkan diri kepada-Nya dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi larangan. Dan barang siapa juga yang berbuat kebaikan, baik berupa hablumminallah, seperti ibadah maupun habluminannas, seperti sedekah maka Allah Swt akan membalasnya dengan berlipat-lipat pahala dan kebiakan (Abdulmalik Abdulkarim Amrullah, 1990)”.
- Menghapus dosa, hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw dalam Hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi bahwasannya sedekah dapat menghapus dosa-dosa laksana air dapat memadamkan api (Wahyuni, Deni; Wimeina, 2019).
- Dibalas berlipat ganda oleh Allah Swt, yaitu di saat materi maupun non materi yang halal terus disedekahkan dengan ikhlas akan dibalas berlipat ganda oleh Allah Swt dengan pahala serta datangnya berbagai rezeki kepada orang yang bersedekah, hal ini sebagaimana firman Allah Swt dalam surah al-Hadid ayat 18 (Gafuri, 2020).
Kemudian menurut penafsiran Buya Hamka dalam tafsir al-Azhar dijelaskan bahwa sedekah adalah memberikan harta yang halal atau jasa yang dimiliki oleh seseorang kepada orang lain dengan jujur dan ikhlas dan siapa saja yang bersedekah maka orang tersebut telah terlebih dahulu memberikan sesuatu kepada Allah Swt berupa sedekah dan Allah Swt maha pengasih lagi maha penyayang sehingga Allah Swt akan membalas kebaikannya dengan lebih baik, yaitu dilipatgandakan (Abdulmalik Abdulkarim Amrullah, 1990).
Dan hikmah ini juga sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw dalam Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah ra bahwasannya orang yang gemar bersedekah di jalan Allah Swt dengan harta yang halal walaupun hanya sebutir kurma, maka Allah Swt akan menerimanya dengan baik dan Allah Swt akan membalasnya dengan kebaikan yang melebihi dari sedekahnya atau berlipat ganda (Arif, 2018).
- Menyembuhkan penyakit, hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw dalam Hadis yang diriwayatkan oleh ath-Thabrani bahwasannya hendaknya seseorang memeliharanya hartanya dengan cara mengeluarkan zakat kemudian hendaknya seseorang mengobati penyakitnya dengan cara bersedekah dan hendaknya seseorang mencegah bencana atau musibah (bala) dengan cara berdo’a (Dalimuthe, 2010).
- Mendapatkan naungan di hari kiamat kelak, hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw dalam Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Hurairah ra bahwasannya ada tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan di hari kiamat kelak, di antaranya seseorang yang bersedekah menggunakan tangan kanannya dan menyembunyikannya sampai tangan kirinya tidak mengetahui. Maksudnya bersedekah dengan niat ikhlas dan tidak ada niatan untuk dillihat orang lain atau riya.
- Menjauhkan dari api neraka, hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw dalam Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Imam Muslim dan Imam Ahmad bahwasannya Nabi Muhammad Saw memerintahkan hendaknya kita menjaga diri kita dari api neraka meskipun hanya dengan sedekah sebiji kurma (Arif, 2018).
Dan selain hal-hal di atas masih banyak lagi hikmah-hikmah dari sedekah lainnya, seperti tertanamnya karakter tolong-menolong dan peduli sosial. Selain itu juga hikmah dari sedekah dapat meminimalisir tingkat kemiskinan di suatu daerah serta dapat menciptakan ketentraman dan kedamaian karena sedekah dapat dilakukan dengan memberi harta sehingga dapat meminimalisir kemiskinan dari segi finansial serta sedekah juga dapat dilakukan dengan memberi jasa ataupun senyuman yang dalam senyuman itu terdapat nilai kesopanan yang berikan kepada orang lain sehingga dapat melahirkan kententraman dan kedamaian sebab kejahatan atau kekerasan kerap kali lahir diawali dari ketidaksopanan atau minimnya moral kebaikan yang menyebabkan orang jadi tersinggung dan terjadi konflik.
Maka dengan demikian dapat difahami bahwa hikmah dari sedekah bisa mendapatkan banyak pahala, juga dapat membentuk karakter kepribadian yang baik serta dapat juga melahirkan kesejahteraan dan kedamaian.
Sumber: https://repository.uinjkt.ac.id