Padang|sippfm.com Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sumatera Barat akan mendapatkan keringanan masuk kerja untuk beri’tikaf di 10 hari terakhir di bulan Ramadhan. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memberikan keringanan dengan membolehkan PNS yang melakukan i’tikaf terlambat masuk kantor, dari jadwal yang ditetapkan sebelumnya.

“Aturan tersebut saat ini sedang dirancang Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan mekanisme formatnya juga dibuat sebaik mungkin. Untuk lokasi masjidnya boleh dimana saja kok, boleh di masjid kantor Gubernur, Masjid Raya Sumbar atau di masjid dekat rumah juga boleh,” ujar Irwan di Masjid Jami’ Simalanggang, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Menurut Irwan, aturan tersebut sengaja dibuat untuk mendorong PNS lebih meningkatkan ibadahnya di bulan yang penuh berkah ini. “Semoga nanti ke depan peluang ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh PNS untuk mendulang pahala yang berlipat ganda,” katanya.

Sumber: Republika