PADANG, sippfm.com Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama dari Maret ini sampai Desember 2022 akan memberikan 25 ribu kuota sertifikasi halal gratis bagi usaha mikro dan kecil (UMK) melalui program Sehati (Sertifikasi Halal Gratis).

Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham mengatakan, bagi UMK yang mendaftar akan mendapatkan prioritas. Kementerian Agama menyediakan kuota 25.000 UMK yang akan difasilitasi secara gratis tahun ini,”Ujarnya, Sabtu (20/3).

Aqil juga mengungkapkan, pada 2021 lalu ada 112 lembaga/fasilitator yang menyediakan anggaran biaya sertifikasi halal bagi UMK. Total anggaran mencapai  Rp16,5 miliar. Pelaku usaha yang mendapat manfaat sebanyak 7.160 UMK. Serta pembiayaan sertifikasi halal dari kementerian/lembaga lain saat ini sedang dikonsolidasi dengan berbagai pihak.

“BPJPH telah mengadakan roadshow ke berbagai pihak untuk memperoleh dukungan fasilitasi pembiayaan UMK bersertifikat halal. Targetnya tahun 2022 ini 10 juta produk halal yang bisa disertifikasi halal,” tuturnya.

Ia mengatakan, BPJPH serius komunikasi dengan Kemenko Perekonomian, Kemenkeu, Kemenkop UKM, Kemenperin, Kemendagri, Kantor Staf Presiden (KSP),  KNEKS, Kadin, asosiasi usaha, gubernur, dan juga perbankan.

“Hari-hari ini kami sedang roadshow ke sejumlah provinsi untuk silaturahim dan dengar pendapat dengan gubernur, bupati, dan walikota. Tujuannya untuk mendapat dukungan kongkret dari pemda terkait fasilitasi dan pembiayaan sertifikat produk halal bagi UMK,” ujarnya. (ref)

Sumber: Langgam.id